Indonesia sebagai negara kepulauan telah meratifikasi United Nation Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 82) melalui Undang-undang Nomor 17 tahun 1985 tanggal 13 Desember 1985 dan mulai berlaku pada tanggal 16 Nopember 1994. Sebagai konsekuensinya Indonesia menetapkan tiga jalur ALKI (Utara-Selatan), yaitu ALKI I, ALKI II dan ALKI III dengan tiga cabang titik Selatan III A,III B dan II…
Intelijen memiliki peranan yang sangat penting dalam menyediakan dan menyajikan informasi yang berguna bagi Operasi Militer yang dilaksanakan, khususnya Operasi Amfibi. Dalam pengembangan kemampuan personel intelijen diperlukan mengetahui bagaimana srategi yang tepat sehingga mendapatkan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kemampuan personel intelijen Korps marinir yang dapat mendukung Ope…
KRI Kelas KCR 60 M adalah salah satu kapal perang produksi dalam negeri yang dibuat di galangan PT PAL Surabaya. KRI ini merupakan varian kapal cepat yang dimiliki TNI AL untuk menjaga kedaulatan NKRI, namun kemampuan tempur KRI kelas KCR 60M belum optimal dalam menjalankan Strategi Pertahanan Laut Nusantara (SPLN). Strategi ini merupakan strategi militer yang dikeluarkan oleh TNI AL untuk meng…
Fenomena terorisme meningkat sejak permulaan kemerdekaan, pemberontakan, gerilya, bahkan juga oleh pemerintah sebagai cara dan sarana menegakan kekuasaannya. Kejahatan tindak pidana terorisme tidak hanya dilakukan oleh individu saja, sangat dimungkinkan dilakukan oleh kelompok yang terorganisir dan tersebar di berbagai negara. Untuk menghadapi ancaman terhadap kedaulatan negara dan keselamatan …
Penyediaan barang dan jasa memiliki peranan penting dalam mendukung kinerja Angkatan Laut, khususnya di Koarmada III dan Pasmar III. Berdasarkan data dan presentasi dari dinas perbekalan Angkatan Laut, menunjukkan bagaimana kompleksitas dalam penanganan distribusi logistik sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus, mengingat organisasi Angkatan Laut memiliki dinamika yang sangat tinggi, sel…
Dalam melaksanakan tugasnya TNI AL didukung oleh Lantamal V yang berada di wilayah Koarmatim. Lantamal dituntut kemampuannya sebagai pendukung kesatuan TNI AL dalam rangka mobilitas kegiatan operasi. Untuk itu dibutuhkan sumber informasi yang akurat dan handal, yang dapat diperoleh dari intelijen. Tolak ukur keberhasilan dalam organisasi intelijen tidak dapat lepas dari kemampuan personel intel…
Peran aktif kerjasama dan diplomasi pertahanan Indonesia dhi TNI AL di Asia Tenggara sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan yang diimplementasikan dalam kerangka diplomasi pertahanan (defence diplomacy) dan diplomasi militer (military diplomacy), baik pada lingkup kawasan maupun global. Diplomasi pertahanan Indonesia di anggap masih belum optimal terlihat dari beberapa permasalahan…
Peneliti mengangkat konektivitas maritim di Propinsi Bengkulu menjadi sebuah penelitian dengan metode Kualitatif deskriptif dan obyek penelitian adalah Pangkalan TNI AL Bengkulu, Kantor Pemerintah Propinsi Bengkulu dan PT.Pelindo II Cabang Bengkulu. Penelitian dilaksanakan dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder, observasi, dokumentasi, kepustakaan dan triangulasi data, serta sebagai…
Selat Malaka memiliki posisi strategis dengan dinamika yang sangat kompleks dan keamanannya merupakan faktor penting yang menjadi sorotan dunia internasional sehingga selalu menarik untuk dibahas. Hal inilah yang menjadikan penulis tertarik untuk menulis dengan tema keamanan Selat Malaka dengan fokus Patroli Terkoordinasi Malaysia Indonesia (Patkor Malindo) yang merupakan implementasi peran un…
TNI AL mempunyai beberapa tugas, salah satunya tugas diplomasi dalam rangka mendukung kebijakan politik luar negeri yang ditetapkan oleh pemerintah. Untuk dapat mendukung tugas diplomasi TNI AL dibutuhkan personel yang berkualitas, yang dihasilkan dari proses pendidikan yang optimal dan terencana dengan baik, salah satunya yang telah diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Ang…