Perairan Bangka merupakan wilayah strategis dengan risiko navigasi dan keamanan yang tinggi. Keselamatan operasi patroli TNI Angkatan Laut (KRI) sangat bergantung pada keakuratan data kedalaman peta laut, yang ditentukan oleh datum vertikal. Penelitian ini menginvestigasi perbedaan akurasi antara Metode Admiralty (tradisional, data jangka pendek) yang digunakan Pushidrosal, dan Metode…
Diesel Generator (DG) merupakan subsistem kritis pada KRI Bima Suci yang berfungsi sebagai sumber utama suplai tenaga listrik bagi sistem navigasi, komunikasi, akomodasi, dan dukungan kegiatan diplomasi maritim. Dalam pelaksanaan pelayaran muhibah, gangguan pada sistem kelistrikan berpotensi menurunkan readiness kapal dan berdampak pada kredibilitas diplomasi TNI AL. DG lama berkapasi…
Tingginya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) saat sandar menjadi beban signifikan bagi anggaran pertahanan. Ketergantungan pada Diesel Generator (DG) kapal untuk kebutuhan listrik di pangkalan, seperti di Dermaga Pondok Dayung, tidak only boros tetapi juga mempercepat keausan alutsista. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perbandin…
Peperangan generasi kelima ditandai dengan konvergensi teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, senjata berbasis energi, perang siber, dan integrasi sistem multidomain yang kompleks. Kondisi ini menuntut TRL teknologi sebagai salah satu elemen penting kekuatan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Technology Readiness Level (T…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi optimalisasi peran intelijen Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram dalam pengawasan Warga Negara Asing (WNA) guna deteksi dini ancaman keamanan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai destinasi pariwisata super prioritas dan berada di jalur pelayaran internasional (ALKI II), NTB menghadapi peningkatan mob…
Penelitian ini mengkaji pengaruh pengalihan pemeliharaan material Alutsista dari Unit Organisasi (UO) TNI Angkatan Laut ke Kementerian Pertahanan terhadap kesiapan operasional Alutsista di Mabesal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan yang terjadi dalam aspek waktu, biaya, dan prosedur akibat kebijakan sentralisasi pemeliharaan, serta dampaknya terhadap kesia…
Kesiapan kondisi teknis Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim. Namun, pencapaian kesiapan ideal menghadapi tantangan serius akibat tingginya rata-rata usia pakai armada serta manajemen pemeliharaan yang kompleks, khususnya Perbaikan Setingkat Depo. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama: Untuk menganalisis pengaru…
Fasilitas pemeliharaan dan perbaikan merupakan elemen penting dalam menjaga kesiapan operasional dan memperpanjang masa usia pakai alutsista. Selain itu fasilitas pemeliharaan dan perbaikan merupakan sarana penting untuk menjaga keandalan dan kinerja peralatan, mesin, atau infrastruktur. Dengan demikian penting untuk memastikan bahwa fasilitas perbaikan dan pemeliharaan KRI memadai untuk m…
Pendidikan di Akademi Angkatan Laut (AAL) memiliki perbedaan yang mendasar dengan pendidikan tinggi pada umumnya dengan pembentukan karakter, kejuangan, militansi dan kedisiplinan calon perwira TNI AL yang berjiwa ksatria dan beretika sesuai nilai Hree Dharma Shanty sangat diutamakan melalui pola pengasuhan. Selain itu juga mendidik profesionalisme melalui pendidikan akademis. Tantan…
Kapal selam merupakan salah satu Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) strategis yang vital bagi pertahanan maritim Indonesia, sebuah negara kepulauan yang sangat bergantung pada keamanan laut. Pengoperasiannya krusial untuk menjaga kedaulatan dan memberikan efek gentar. Namun, pengoperasian kapal selam memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi, sebagaimana dibuktikan oleh insiden tr…