Text
ANALISIS REGULASI HUKUMAN DISIPLIN PRAJURIT TNI ANGKATAN LAUT TERHADAP UNDANG-UNDANG ITE DI KODAERAL III JAKARTA UNTUK MENDUKUNG UPAYA PENEGAKAN HUKUM TNI ANGKATAN LAUT DI ERA DIGITAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penjatuhan hukuman disiplin (HD) terhadap prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang terlibat judi Online di Kodaeral III Jakarta, menilai relevansi peraturan yang berlaku, dan merumuskan strategi penanganannya di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum), Penyidik Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), dan Dinas Hukum, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjatuhan HD, meskipun dilaksanakan sesuai ketentuan (UU No. 25 Tahun 2014, UU ITE), hanya efektif sebagai shock therapy dan penegasan prinsip zero tolerance dalam jangka pendek. HD gagal memberikan efek jera yang menyeluruh karena tidak mengatasi akar masalah adiksi psikologis dan kerentanan finansial prajurit, yang mendorong pelanggaran berulang (residivisme). Peraturan yang ada (Hukum Disiplin Militer/HDM) dinilai masih bersifat umum dan belum memadai untuk kejahatan siber yang berkembang pesat, sehingga terdapat regulatory lag yang harus diatasi dengan melembagakan Peraturan Kedinasan Permanen (Perkasal) yang secara eksplisit mengatur Disiplin Siber Prajurit. Hambatan utama dalam penegakan hukum digital adalah Friction Waktu yang disebabkan kesulitan teknis pembuktian, termasuk deteksi (anonimitas, VPN), keterbatasan kemampuan forensik Satprov Kodaeral III, dan lambatnya proses birokrasi dalam memperoleh bukti aliran dana dari lembaga eksternal (PPATK/Komdigi). Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pergeseran paradigma dari murni punitive menjadi Punitive and Therapeutic Approach melalui Strategi Dual Track Penegakan dan Pemulihan, yang memadukan sanksi tegas dengan program rehabilitasi intensif (konseling psikis dan literasi finansial) serta peningkatan kapasitas Digital Forensics Lite Satprov untuk mencapai efek jera jangka panjang dan akuntabilitas penyidikan berbasis bukti digital.
Tidak tersedia versi lain