Text
ANALISIS KEMAMPUAN KALIBRASI ALAT UKUR PRESISI GUNA MENINGKATKAN KAPABILITAS FASILITAS PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN PESAWAT UDARA TNI AL DI LANUDAL JUANDA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kalibrasi alat ukur
presisi dalam mendukung peningkatan kapabilitas fasilitas pemeliharaan
dan perbaikan pesawat udara di Lanudal Juanda. Kalibrasi memiliki peran
penting dalam menjamin ketepatan hasil pengukuran yang digunakan pada
kegiatan pemeliharaan, sehingga kualitas dan keselamatan operasi
pesawat udara dapat terjaga. Standar ISO/IEC 17025:2017 menekankan
bahwa laboratorium kalibrasi harus memiliki kompetensi teknis, personel
yang berkompeten, kondisi lingkungan laboratorium yang terkendali, serta
peralatan standar yang terpelihara dan tertelusuri. Dampak dari
keterbatasan kemampuan kalibrasi ini secara langsung memengaruhi
kapabilitas fasilitas pemeliharaan pesawat udara. Kesalahan kecil dalam
pengukuran akibat kalibrasi yang tidak akurat dapat menimbulkan
maintenance error, meningkatkan risiko kecelakaan, menurunkan tingkat
keandalan pesawat, serta mengurangi Mission Capable Rate. Penelitian ini
menggunakan teori utama yaitu Human Capital Theory, teori manajemen
mutu, teori system serta terdapat teori pendukung antara lain maintenance
theory, reliability centered maintenance (RCM) Theory dan aviation safety
theory. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi
langsung, serta studi dokumentasi terhadap proses kalibrasi dan standar
operasional yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT
untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi
kemampuan kalibrasi Lanudal Juanda serta menggunakan dan
menggunakan tools aplikasi NVivo sebagai alat bantu utama untuk
mengolah data-data tersebut secara sistematis, objektif, dan terstruktur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan antara faktor internal
dan eksternal tersebut, posisi Laboratorium Kalibrasi Lanudal Juanda
berada pada Quadran II yang menuntut adanya upaya pemanfaatan
peluang eksternal secara optimal untuk menutupi kelemahan internal.
kemampuan kalibrasi di Lanudal Juanda masih perlu ditingkatkan terutama
pada aspek kompetensi personel kalibrasi, kelengkapan peralatan standar,
serta penerapan sistem manajemen mutu kalibrasi yang terintegrasi.
Optimalisasi kemampuan kalibrasi diharapkan dapat meningkatkan akurasi
dan keandalan alat ukur, sehingga mendukung kesiapan dan keselamatan
operasional pesawat udara TNI AL.
Kata kunci: kalibrasi, alat ukur presisi, pemeliharaan pesawat udara,
kapabilitas fasilitas, TNI AL, Lanudal Juanda.
Tidak tersedia versi lain