Text
ANALISIS KEMAMPUAN PANGKALAN TNI ANGKATAN LAUT NUNUKAN DALAM PELAKSANAAN TUGAS PENEGAKAN HUKUM DI LAUT
Penelitian ini berjudul “Analisis Kemampuan Pangkalan Angkatan Laut
Nunukan dalam Pelaksanaan Tugas Penegakan Hukum Tindak Pidana
di Laut.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh posisi strategis Kabupaten
Nunukan di Provinsi Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan
Indonesia dan Malaysia yang rawan terhadap tindak pidana di laut,
seperti penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, illegal fishing,
dan pelanggaran lintas batas lainnya. Kondisi geografis perairan yang
sempit dan kompleks, keterbatasan sumber daya manusia, serta
minimnya sarana dan prasarana menjadi tantangan utama dalam
efektivitas pelaksanaan tugas penegakan hukum oleh Pangkalan TNI
Angkatan Laut (Lanal) Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara
mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan
dengan bantuan perangkat lunak NVivo untuk mempermudah proses
pengkodean, kategorisasi, dan penemuan tema utama yang berkaitan
dengan kemampuan Lanal Nunukan dalam melaksanakan tugas
penegakan hukum di laut. Narasumber penelitian meliputi unsur
Regulator (Komandan), Operator (Pasops), dan Pengamat (Pasmin dan
Komandan KAL Ambalat II-13- 45). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kemampuan Lanal Nunukan masih menghadapi keterbatasan signifikan
pada tiga aspek utama, yaitu:
(1) Sumber Daya Manusia, di mana jumlah personel baru mencapai
sekitar 54% dari kebutuhan ideal Daftar Susunan Personel (DSP); (2)
Keterbatasan Alat Apung (Alpung), di mana sebagian besar kapal patroli
tidak dalam kondisi siap operasi; dan (3) Ketiadaan Fasilitas
Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Tipe B, yang menyebabkan
rendahnya kesiapan operasional unsur laut. Adapun Penelitian ini
bertujuan menganalisis kemampuan Lanal Nunukan dalam
melaksanakan penegakan hukum di laut dengan kondisi personel yang
terbatas, alpung yang kurang memadai, serta ketiadaan fasilitas
pemeliharaan tingkat ringan hingga sedang. Selain itu, penelitian ini juga
bertujuan merumuskan kebijakan, strategi, dan upaya peningkatan
kemampuan pangkalan, sekaligus memperluas wawasan mengenai
konsep dan implementasi teori pangkalan guna optimalisasi tugas
penegakan hukum di laut.
Kata kunci: Lanal Nunukan, penegakan hukum di laut, kemampuan
pangkalan, sumber daya manusia, Fasharkan Tipe B.
Tidak tersedia versi lain