Text
ANALISIS PEMILIHAN SENJATA ARTILERI PERTAHANAN UDARA MARINIR UNTUK PENINGKATAN DETERRENT POWER DALAM RANGKA MENDUKUNG OPERASI PERTAHANAN PANTAI
Modernisasi sistem pertahanan merupakan kebutuhan strategis dalam
menghadapi dinamika ancaman udara modern yang semakin kompleks,
terutama bagi Korps Marinir yang memiliki peran penting dalam menjaga
kedaulatan wilayah pesisir dan pantai. Unsur artileri pertahanan udara
menjadi lapisan utama dalam membangun deterrent power yang efektif
untuk mendukung operasi pertahanan pantai. Berdasarkan kebutuhan
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menentukan
prioritas pemilihan sistem senjata artileri pertahanan udara yang paling
optimal guna memperkuat kemampuan tempur Korps Marinir dalam
menghadapi ancaman udara masa depan. Penelitian ini menggunakan
kombinasi metode Delphi dan Analytical Hierarchy Process (AHP).
Metode Delphi dilakukan melalui wawancara dan diskusi dengan enam
pakar yang memiliki pengalaman langsung di bidang artileri pertahanan
udara Korps Marinir, yaitu Asrena Kormar, Aslog Kormar, Danmenart 1
Mar, Danmenart 2 Mar, Danyon Arhanud 1 Mar dan Danyon Arhanud 2
Mar. Selanjutnya, hasil kesepakatan para pakar dianalisis menggunakan
metode AHP untuk menentukan bobot prioritas antar kriteria dan alternatif
dengan bantuan perangkat lunak Expert Choice, yang mampu menilai
tingkat konsistensi dan hubungan antar elemen secara kuantitatif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kriteria integrasi sistem senjata memiliki
bobot prioritas tertinggi, diikuti oleh akurasi tembakan, jarak jangkau,
mobilitas, dan kemudahan pemeliharaan. Penelitian ini diharapkan
menjadi dasar pertimbangan strategis bagi pimpinan TNI dan Korps
Marinir dalam pengambilan keputusan pengadaan, modernisasi, serta
pembangunan postur pertahanan udara yang adaptif dan terintegrasi
menghadapi ancaman udara modern.
Kata Kunci : Artileri Pertahanan Udara, Delphi, AHP, Expert Choice,
Deterrent Power, Korps Marinir, Operasi Pertahanan Pantai.
Tidak tersedia versi lain