Text
PENGARUH TEKNOLOGI DRONE DAN PROFESIONALISME PRAJURIT TERHADAP OPERASIONAL SATGAS MARINIR DALAM PENGAMANAN PULAU TERLUAR
Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan strategis
dalam menjaga integritas wilayah, khususnya di pulau-pulau terluar yang
memiliki tingkat kerawanan tinggi. Kondisi geografis yang luas menuntut
strategi pertahanan yang adaptif dan modern. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh simultan dan parsial dari variabel Teknologi Drone
(X1) dan Profesionalisme Prajurit (X2) terhadap Operasional Satgas Marinir
(Y) dalam misi pengamanan pulau terluar. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data
diperoleh dari 99 responden personel Satgas Marinir PAM Pulau Terluar di
wilayah Kolakops II, meliputi Pulau Nusa Barung, Pulau Rote, dan Pulau
Batek, yang kemudian diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil analisis
menunjukkan Koefisien Determinasi (R) sebesar 0,923, yang
mengindikasikan bahwa 92,3% variabilitas Operasional Satgas dapat
dijelaskan oleh gabungan variabel Teknologi Drone dan Profesionalisme
Prajurit. Uji F menghasilkan signifikansi 0,000 (
Tidak tersedia versi lain