Text
PENGARUH KOMPETENSI PRAJURIT DAN KESIAPAN ALAT KOMUNIKASI MARINIR TERHADAP KEMAMPUAN TEMPUR BATALYON TIM PENDARAT (BTP) KORPS MARINIR
Penelitian ini berjudul "Pengaruh Kompetensi Prajurit dan Kesiapan
Alat Komunikasi Marinir terhadap Kemampuan Tempur Batalyon Tim
Pendarat (BTP) Korps Marinir." Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaruh kompetensi prajurit dan kesiapan alat komunikasi
terhadap kemampuan tempur BTP Korps Marinir. Fokus penelitian ini adalah
untuk memberikan gambaran tentang pentingnya integrasi antara
kemampuan personel dan kesiapan teknologi komunikasi dalam mendukung
operasi militer, khususnya pada unit BTP Korps Marinir yang memiliki peran
strategis dalam operasi amfibi dan laut. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory yang bertujuan untuk
menjelaskan hubungan sebab-akibat antara dua variabel independen, yaitu
kompetensi prajurit dan kesiapan alat komunikasi, dengan variabel
dependen yakni kemampuan tempur BTP. Variabel kompetensi prajurit
mencakup keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dibutuhkan prajurit
dalam menjalankan tugas tempur, sedangkan kesiapan alat komunikasi
mengacu pada kesiapan sistem komunikasi militer yang digunakan oleh
Korps Marinir dalam mendukung kelancaran operasional. Data dikumpulkan
menggunakan kuesioner dan observasi terbatas, dan dianalisis
menggunakan perangkat statistik dengan bantuan software Smart PLS dan
Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel,
kompetensi prajurit dan kesiapan alat komunikasi, memiliki pengaruh
signifikan terhadap kemampuan tempur BTP. Secara khusus, kompetensi
prajurit memiliki kontribusi positif terhadap efektivitas tugas tempur dengan
skor rata-rata sebesar 4,49, yang menandakan bahwa sebagian besar
prajurit merasa kompeten dalam melaksanakan tugas mereka. Kesiapan alat
komunikasi juga terbukti memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap
keberhasilan koordinasi antar unit dengan skor rata-rata 4,56. Hal ini
menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif dan sistematis berperan
penting dalam mendukung kelancaran operasi.Penelitian ini memberikan
kontribusi penting terhadap pengembangan strategi kesiapan tempur BTP
Korps Marinir, dengan menekankan perlunya modernisasi dan pemeliharaan
sistem komunikasi yang terintegrasi serta pelatihan berkelanjutan bagi
prajurit dalam mengoperasikan alat komunikasi di berbagai skenario tempur.
Selain itu, hasil penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi kebijakan
TNI AL dalam meningkatkan alokasi anggaran untuk pengadaan alat
komunikasi dan pelatihan yang relevan, guna mendukung kesiapan tempur
yang lebih optimal.
Kata kunci kemampuan prajurit, kesiapan alat komunikasi, kemampuan
tempur BTP Marinir
Tidak tersedia versi lain