Text
OPTIMALISASI PEMBINAAN PERSONEL FASHARKAN MANOKWARI GUNA MEMBENTUK PRAJURIT DAN PNS TNI ANGKATAN LAUT YANG PROFESIONAL DALAM RANGKA MENDUKUNG KESIAPAN KRI DI JAJARAN KOARMADA III
Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan disingkat Fasharkan adalah unsur
pelaksana teknis Kodaeral XIV Sorong yang dalam tugas dan tanggungjawabnya
melaksanakan pemeliharaan tingkat menengah dan perbaikan darurat kapal-kapal
Koarmada III serta membantu Komandan Kodaeral XIV dalam menyelenggarakan
fungsi dibidang Pemeliharaan dan Perbaikan kapal-kapal Koarmada III dan/atau
kapal-kapal TNI Angkatan Laut lainnya. Perumusan masalah dalam penelitian ini
adalah bagaimana gambaran pelaksanaan pembinaan personel Fasharkan
Manokwari serta faktor-faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam rangka
membentuk prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut yang Profesional guna mendukung
kesiapan KRI di jajaran Koarmada III. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk
mengetahui dan menganalisis pelaksanaan pembinaan personel Fasharkan
Manokwari serta faktor-faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam rangka
membentuk prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut yang Profesional guna mendukung
kesiapan KRI di jajaran Koarmada III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini
sebanyak 5 orang yang semuanya berasal dari instansi Fasharkan Manokwari.
Teknik analisis data dilakukan dengan metode wawancara, telaah dokumen dan
observasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa: (1)
Pelaksanaan pembinaan personel Fasharkan Manokwari dalam rangka membentuk
prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut yang Profesional guna mendukung kesiapan KRI
di jajaran Koarmada III dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada personel
untuk melaksanakan kursus/pelatihan terkait bidangnya, sehingga ilmu yang diterima
dapat diaplikasikan di medan kerjanya. Organisasi juga menegakkan disiplin bagi
prajurit yang melakukan pelanggaran, serta melakukan pendekatan antara bawahan
dan atasan untuk menjalin komunikasi yang baik. (2) Faktor-faktor penghambat
dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan personel Fasharkan Manokwari dalam
rangka membentuk prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut yang Profesional guna
mendukung kesiapan KRI di jajaran Koarmada III, antara lain personel kurang
memiliki keahlian yang dibutuhkan di lapangan karena belum terlaksananya kursus
atau pelatihan yang seharusnya dilakukan, nilai dan etika kerja yang mulai menurun,
kinerja personel yang menurun, serta penerapan nilai kepemimpinan yang
seharusnya dapat menjadi contoh bagi bawahan belum dilakukan secara optimal. (3)
Upaya membentuk prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut yang profesional di dalam
Fasharkan Manokwari hendaknya melengkapi sarana dan prasana guna menunjang
kegiatan di medan kerja, memberikan kesempatan pada prajurit untuk melaksanakan
kursus/pelatihan sesuai bidangnya, dan memberikan reward dan punishment sesuai
dengan hasil yang dicapai secara objektif.
Kata kunci: Optimalisasi, Pembinaan personel, Fasharkan Manokwari,
Prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut, dan Profesional.
Tidak tersedia versi lain