Text
ANALISIS KOMPETENSI PERSONEL DISKOMLEK GUNA PEMELIHARAAN SISTEM VSAT DALAM RANGKA MENDUKUNG KRI JAJARAN KOARMADA I
Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan bagian integral dari
kekuatan pertahanan negara yang memiliki peran strategis dalam menjaga
kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),
Koarmada I merupakan salah satu komando utama TNI AL yang memiliki
wilayah operasional di bagian barat Indonesia, Sistem Komunikasi Satelit
(Siskomsat) menjadi teknologi yang sangat krusial dalam mendukung
kelancaran operasi militer TNI AL, Sistem ini sangat bergantung pada
perangkat komunikasi satelit seperti VSAT (Very Small Aperture Terminal),
yang memiliki kemampuan untuk mentransmisikan data, suara, dan video
dengan kualitas tinggi meskipun dalam kondisi di tengah laut yang jauh dari
stasiun komunikasi utama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis
pengaruh pelatihan yang dilakukan secara berkala terhadap peningkatan
kompetensi personil Diskomlek Koarmada I dalam pemeliharaan sistem
VSAT, mengetahui kontribusi pengalaman personil dalam menangani
masalah sistem VSAT terhadap peningkatan pemahaman dan kemampuan
troubleshooting dalam pemeliharaan sistem tersebut, mengkaji pengaruh
pengetahuan teknis personil tentang sistem VSAT terhadap kemampuan
mereka dalam melakukan perawatan dan perbaikan untuk menjaga
kelancaran operasional kapal perang Republik Indonesia (KRI). Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pelatihan
yang dilaksanakan dengan perencanaan dan jadwal yang teratur terbukti
mampu meningkatkan kemampuan teknis, pemahaman operasional, serta
kesiapan personel dalam menangani gangguan pada sistem VSAT.
Pengalaman lapangan berfungsi sebagai media pembelajaran praktis yang
sangat efektif dalam membentuk kompetensi teknis. Dengan meningkatnya
frekuensi keterlibatan langsung dalam perbaikan, personel membangun
kemampuan pattern recognition yang mempercepat proses analisis dan
penanganan gangguan, Dengan penguasaan pengetahuan teknis yang baik,
personel mampu melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan sesuai
prosedur operasional standar (SOP) dan mengurangi Mean Time to Repair
(MTTR). Dalam konteks operasi laut lepas, sistem VSAT menjadi tulang
punggung komunikasi strategis antar satuan, sehingga pengetahuan teknis
personel berperan langsung terhadap efektivitas komando dan kendali
operasi, Fokus kebijakan diarahkan menciptakan personel yang profesional,
adaptif, dan berwawasan teknologi, Strategi modernisasi meliputi pembaruan
perangkat keras (hardware), optimalisasi perangkat lunak (software), dan
penerapan sistem keamanan jaringan (network security) yang mutakhir,
Kebijakan peningkatan kompetensi yang berorientasi pada penguatan SDM
dan modernisasi sistem komunikasi satelit akan menghasilkan personel yang
tidak hanya ahli secara teknis, tetapi juga siap menghadapi kompleksitas
operasi komunikasi militer masa depan
Kata Kunci : Kompetensi Personel, Pemeliharaan Sistem VSAT, Kapal
Perang Republik Indonesia.
Tidak tersedia versi lain