Text
ANALISIS DATA OSEANOGRAFI TAKTIS PERAIRAN LAUT NATUNA UTARA GUNA UPDATING PETA ADDITIONAL MILITARY LAYER TNI ANGKATAN LAUT
Laut Natuna Utara merupakan kawasan strategis dengan nilai geopolitik
tinggi yang memerlukan pemahaman mendalam karakteristik oseanografi
untuk mendukung pertahanan maritim nasional. Penelitian ini bertujuan
menganalisis data oseanografi taktis guna updating peta Additional Military
Layer (AML) TNI Angkatan Laut dengan fokus pada parameter temperatur,
salinitas, dan kecepatan suara pada kondisi El Niño, La Niña, dan tahun
normal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif
dengan triangulasi data primer dari wawancara mendalam terhadap lima
narasumber kunci (Kadispeta Pushidrosal, Kadisosemet Pushidrosal,
Kaprodi S1 dan S2 STTAL, serta Komandan Kapal Selam) dan data
sekunder oseanografi Marine Copernicus periode 2010-2016. Data diolah
menggunakan Ocean Data View dan NVivo 12 Pro untuk analisis tematik.
Hasil penelitian menunjukkan karakteristik oseanografi taktis bervariasi
signifikan dengan temperatur permukaan 25,83-29,26°C, salinitas 27,8
34,4 PSU, dan kecepatan suara 1.491-1.554 m/s. Lapisan termoklin berada
pada kedalaman 29-92 meter dengan ketebalan 43-63 meter, menciptakan
shadow zone dengan isolasi akustik 20-40 dB. Fenomena ENSO berperan
sebagai pengatur kondisi dasar, dimana La Niña menghasilkan termoklin
lebih dangkal dengan gradien tajam, sedangkan El Niño lebih dalam
dengan gradien lemah. Tantangan updating peta AML meliputi kelangkaan
data in-situ, masalah interoperabilitas, hambatan koordinasi lintas-lembaga,
kesenjangan temporal akuisisi data, dan keterbatasan SDM teknis. Analisis
SWOT menempatkan posisi strategis pada Kuadran II dengan koordinat
(+0,06, -0,18), menghasilkan empat strategi prioritas: mempercepat siklus
update data melalui SOP fast-track, mengoptimalkan jadwal survei berbasis
analisis ruang-waktu, mengembangkan sistem analisis real-time dan
nowcasting, serta mengadvokasi investasi teknologi dan transfer
knowledge internasional untuk memperkuat kedaulatan maritim nasional.
Kata Kunci: Oseanografi Taktis, Additional Military Layer, Shadow Zone,
Laut Natuna Utara, ENSO
Tidak tersedia versi lain