Text
ANALISIS KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PRAJURIT TNI AL GUNA MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI DALAM RANGKA MENDUKUNG OPERASI PENGAMANAN PULAU TERLUAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Psychological
Well-Being (PWB) dan Emotional Intelligence (EI) prajurit TNI Angkatan
Laut yang bertugas pada operasi pengamanan pulau-pulau terluar. Latar
belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kesejahteraan
psikologis dan kecerdasan emosi dalam menjaga ketahanan mental serta
efektivitas tugas prajurit di lingkungan operasi yang penuh tekanan dan
keterbatasan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara
mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap prajurit dan pejabat
Dinas Psikologi TNI AL (Dispsial). Analisis data dilakukan dengan model
interaktif Miles, Huberman, dan Saldana serta bantuan perangkat lunak
Nvivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan
psikologis berperan penting dalam membentuk kecerdasan emosi prajurit.
Positive relations with others memperkuat empati, environmental mastery
meningkatkan regulasi diri, sedangkan purpose in life memperkuat motivasi
dan makna pengabdian. Sinergi ketiga dimensi tersebut membentuk
resiliensi psikologis prajurit dalam menghadapi tekanan dan isolasi
penugasan. Analisis SWOT menempatkan TNI AL pada posisi Strength
Opportunity, menunjukkan potensi strategis untuk pengembangan
pembinaan psikologi yang adaptif melalui digitalisasi sistem, pelatihan EI,
dan pembentukan unit psikologi di tiap Lantamal. Penelitian menyimpulkan
bahwa resiliensi prajurit merupakan hasil sinergi antara kesejahteraan
psikologis, kecerdasan emosi, dan budaya kebersamaan militer yang
meningkatkan kesiapan serta efektivitas tugas operasi.
Kata kunci: psychological well-being, emotional intelligence, resiliensi,
prajurit TNI AL, psikologi militer.
Tidak tersedia versi lain