Text
PENGARUH PERENCANAAN PEMELIHARAAN DAN MODERNISASI TERHADAP KESIAPAN KRI DI JAJARAN KOARMADA I
Perubahan lingkungan strategis global, regional dan nasional yang bersifat
dinamis, menuntut kesiapan strategis pertahanan negara, khususnya di
lingkungan TNI Angkatan Laut. Komando Armada I sebagai ujung tombak
pertahanan laut Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan
wilayah maritim melalui Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain
Perang (OMSP). Namun, efektivitas pelaksanaan tugas ini sangat dipengaruhi
oleh tingkat kesiapan operasional KRI, yang saat ini masih menghadapi berbagai
kendala, termasuk ketidaksesuaian jadwal pemeliharaan dengan pola operasi dan
tingginya usia kapal yang berdampak pada performa teknis. Kondisi ini tidak hanya
menurunkan daya tangkal Koarmada I, tetapi juga meningkatkan kerentanan
terhadap berbagai ancaman di laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh perencanaan pemeliharaan dan modernisasi terhadap kesiapan KRI di
jajaran Koarmada I, serta untuk mengkaji kebijakan, strategi dan upaya-upaya
untuk meningkatkan kesiapan KRI di jajaran Koarmada I. Metode penelitian yang
digunakan adalah mixed methode. Populasi penelitian ini adalah Staf Operasi, Staf
Logistik, Staf Disharkap dan Staf Satuan Kapal Koarmada I, yang berjumlah 282
orang, dengan
ukuran sampel sebanyak 166 orang yang ditentukan
menggunakan rumus Slovin. Narasumber dalam penelitian ini adalah Asops
Koarmada I, Aslog Koarmada I, Kadisharkap Koarmada I, Dansatkor Koarmada I,
Dansatfib Koarmada I, Dansatkat Koarmada I, Dansatran Koarmada I dan
Dansatban Koarmada I. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1)
Perencanaan Pemeliharaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap
kesiapan KRI; 2) Modernisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap
kesiapan KRI; 3) Perencanaan pemeliharaan dan modernisasi secara simultan
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan KRI; dan 4)
Berdasarkan analisis SWOT, strategi peningkatan kesiapan difokuskan pada
pemanfaatan peluang eksternal untuk mengatasi kelemahan internal melalui
pendekatan Turn Around Strategy. Strategi yang dirumuskan mencakup kerja
sama internasional untuk transfer teknologi, optimalisasi pendanaan dan logistik,
serta kolaborasi dengan industri pertahanan nasional. Upaya operasionalisasi
strategi ini diarahkan pada peningkatan kompetensi SDM, penguatan anggaran
berkelanjutan, dan penguasaan teknologi secara mandiri guna memastikan
kesiapan KRI yang tangguh, adaptif, dan berdaya tangkal tinggi dalam menjaga
kedaulatan laut Indonesia.
Kata kunci: Perencanaan Pemeliharaan, Modernisasi, Kesiapan KRI
Tidak tersedia versi lain