Text
ANALISIS KAPABILITAS SEABED WARFARE PUSHIDROSAL DALAM MENGHADAPI SABOTASE INFRASTRUKTUR BAWAH LAUT
Perkembangan dinamika keamanan global telah menempatkan
domain bawah laut sebagai salah satu medan pertempuran strategis di era
perang modern abad ke-21. Penelitian ini mengkaji secara mendalam
kapabilitas Seabed Warfare di lingkungan Pushidrosal khususnya dalam
menghadapi sabotase terhadap infrastruktur kritis bawah laut, dengan
pendekatan kualitatif-deskriptif yang dipadukan dengan metode SWOT,
serta didukung perangkat lunak Nvivo 12 dan Microsoft Excel dalam
pengolahan data. Penelitian melibatkan enam ahli dari pimpinan, staff dan
pelaksana di lingkungan Pushidrosal. Hasil studi mengungkapkan terdapat
16 item faktor yang mempengaruhi kapabilitas SW, serta hasil analisis
SWOT didapatkan total skor IFAS sebesar 0,71 dengan total skor Strength
sebesar 2,34 dan total skor Weakness sebesar 1,64. Berikutnya total skor
EFAS sebesar 0,30 dengan total skor Opportunity sebesar 2,43 dan total
skor Threats sebesar 2,13. Dari analisa ini didapatkan bahwa kapabilitas
Seabad Warfare Pushidrosal dalam menghadapi sabotase infrastruktur
bawah laut berada pada posisi diantara sumbu Strength dan Opportunity
(SO) atau berada pada Kuadran 1. Penelitian ini memberikan kontribusi
signifikan dalam pengembangan literatur dan metodologi analisis
kapabilitas seabed warfare Pushidrosal dalam menghadapi sabotase
infrastruktur bawah laut, dengan memberikan gambaran komprehensif
mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi.
Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi TNI Angkatan Laut dalam
penguatan sumber daya manusia, modernisasi teknologi deteksi bawah
laut, pengelolaan pendanaan yang berkelanjutan, serta harmonisasi
regulasi yang adaptif, yang semuanya menjadi kunci dalam memperkuat
pertahanan maritim nasional secara berkelanjutan dan responsif terhadap
dinamika ancaman.
Kata Kunci : Seabed Warfare, Pushidrosal, Sabotase infrastruktur Bawah
Laut, Keamanan Maritim, Analisis SWOT.
Tidak tersedia versi lain