Text
MODEL PERENCANAAN PENEMPATAN JABATAN BINTARA DAN TAMTAMA GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBINAAN TENAGA MANUSIA DALAM MENDUKUNG TUGAS TNI ANGKATAN LAUT
Penempatan jabatan bagi Bintara dan Tamtama TNI AL adalah
elemen penting dalam Pembinaan Tenaga Manusia untuk mendukung
efektivitas operasional. Permasalahan yang muncul adalah adanya tarik
ulur dalam sidang penempatan jabatan akibat kurangnya prioritas kriteria
yang jelas, yang menunjukkan adanya kekurangan dalam model
perencanaan yang objektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor
prioritas, merumuskan model perencanaan, serta menentukan Kebijakan,
Strategi, dan Upaya (KSU) yang efektif dalam penempatan jabatan Bintara
dan Tamtama TNI AL. Metode yang digunakan adalah Mixed Methods
dengan desain Exploratory Sequential. Pada tahap kualitatif, dilakukan
triangulasi data dari observasi, wawancara dengan ahli, dan analisis konten
menggunakan software NVivo 12. Tahap kuantitatif menerapkan Analytic
Network Process (ANP) dan SWOT untuk pembobotan kriteria dan
perumusan strategi. Hasil analisis ANP menunjukkan prioritas kriteria
penempatan jabatan: Pendidikan (0.0439), Tingkat Keterampilan (0.0306),
Kualifikasi Penugasan (0.0199), Performance (0.0155), Kesehatan
(0.0126), dan Kesamaptaan Jasmani (0.0070). Pendidikan dan Tingkat
Keterampilan menjadi faktor utama, sesuai dengan Teori Person-Job Fit.
Alternatif prioritas tertinggi adalah lulusan Dikbangspesba dan Pengawas
(TK VII). Analisis SWOT menempatkan posisi strategis di Kuadran I,
menekankan pemanfaatan kekuatan internal untuk meraih peluang
eksternal. KSU yang dirumuskan mencakup Kebijakan Penempatan
Jabatan yang mengutamakan transformasi pendidikan dan manajemen
karir berbasis kompetensi tinggi dengan implementasi strategi seperti
Mengintegrasikan kurikulum Dikbangspesba/ Dikbangspesta dengan
teknologi Alutsista dan sistem IT terbaru serta memastikan penempatan
alumni pada jabatan teknis modern sesuai spesialisasi teknis. Model
perencanaan ini merekomendasikan penerapan sistem kualifikasi
kompetensi pendidikan berdasarkan hasil analisis ANP-SWOT untuk
menciptakan Bintara dan Tamtama yang profesional dan berkualifikasi
tinggi.
Kata Kunci : Model, Penempatan Jabatan , ANP, SWOT.
Tidak tersedia versi lain