Text
STRATEGI PENJADWALAN OPERASI KRI DI KOARMADA II MENGGUNAKAN METODE BINARY INTEGER PROGRAMMING (BIP)
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi
tantangan kompleks dalam menjaga keamanan wilayah laut, khususnya di
wilayah kerja Koarmada II. Cakupan wilayah operasi yang luas,
keterbatasan jumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), serta tuntutan
efisiensi anggaran menuntut solusi penjadwalan operasi yang sistematis
dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi
penjadwalan operasi unsur KRI di Koarmada II dengan mengintegrasikan
analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) dan
metode optimasi Binary Integer Programming (BIP) yang diselesaikan
menggunakan Excel Solver. Metode penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif deskriptif dengan analisis data primer (wawancara, observasi)
dan sekunder (dokumen resmi, data operasi dan logistik). Hasil analisis
menunjukkan bahwa penerapan BIP meningkatkan cakupan patroli
tahunan dari 70,09 juta Nm menjadi 91,15 juta Nm (kenaikan 23%) dan
tingkat pengamanan area dari 110,73 menjadi 144,00. Integrasi hasil SWOT
ke dalam model BIP menghasilkan distribusi penugasan KRI yang lebih
merata sesuai prioritas sektor strategis tanpa penambahan jumlah armada.
Kebijakan penjadwalan rolling setiap triwulan dan pemeliharaan terjadwal
memastikan kesiapan unsur optimal dan pencapaian target pengamanan
secara efisien. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi pendekatan
SWOT dan BIP mampu mereformulasi tata kelola penjadwalan operasi KRI
secara objektif, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika ancaman maritim.
Implikasi praktisnya, model ini dapat dijadikan referensi bagi Koarmada II
dan TNI Angkatan Laut untuk modernisasi sistem perencanaan operasi
berbasis data, meningkatkan sinergi lintas fungsi, serta memperkuat
keamanan laut nasional secara berkelanjutan di era transformasi digital.
Kata Kunci: Penjadwalan Operasi, Koarmada II, Kapal Perang Republik
Indonesia, Binary Integer Programming, SWOT Analysis.
Tidak tersedia versi lain