Text
ANALISIS LOKASI STRATEGIS MARKAS KOARMADA I DALAM MEWUJUDKAN KEAMANAN MARITIM DIWILAYAH BARAT INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relokasi Markas Komando Armada
I (Koarmada I) TNI AL ke Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terhadap efektivitas keamanan
maritim di wilayah barat Indonesia. Fokus kajian meliputi pengaruh lokasi strategis,
identifikasi kendala operasional, dan perumusan strategi optimalisasi. Metode
penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 11 orang ahli (expert)
yang terdiri dari perwira staf dan komandan di jajaran Koarmada I. Data sekunder
diperoleh dari dokumen kebijakan, laporan resmi, dan literatur terkait. Analisis data
dilakukan secara interaktif dan diperkuat dengan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses,
Opportunities, Threats) untuk memetakan faktor internal dan eksternal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa lokasi Markas Koarmada I di Tanjungpinang memiliki
pengaruh strategis yang signifikan. Analisis IFAS menghasilkan total skor faktor internal
sebesar 3,1891 (Kekuatan/Strengths: 2,2444 > Kelemahan/Weaknesses: 0,9448),
sementara
analisis
EFAS
menghasilkan
total
skor
faktor
eksternal
sebesar 3,26 (Peluang/Opportunities: 1,6722 > Ancaman/Threats: 1,5878). Posisi ini
menempatkan Koarmada I pada Kuadran I (Strategi S-O atau Growth-Oriented
Strategy) dalam matriks SWOT, yang menunjukkan bahwa organisasi berada dalam
kondisi yang kuat dan memiliki peluang untuk berkembang secara agresif. Letak geografis
yang dekat dengan chokepoints vital (Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Natuna)
meningkatkan kecepatan respons, efisiensi logistik, dan efek penangkal (deterrence
effect). Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan alutsista modern, sebaran
radar yang tidak merata, dan anggaran operasional yang terbatas. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa relokasi Markas Koarmada I ke Tanjungpinang merupakan
kebijakan strategis yang tepat dan efektif dalam mendukung peningkatan keamanan
maritim. Untuk mengoptimalkan peran strategisnya, direkomendasikan strategi progresif yang
berfokus pada: (1) Penguatan sistem pengawasan maritim terpadu berbasis teknologi digital; (2)
Peningkatan kapasitas dan profesionalisme personel; dan (3) Intensifikasi diplomasi pertahanan
dan kerja sama regional. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat memperkuat daya
tangkal dan kedaulatan maritim Indonesia di kawasan barat.
Kata Kunci: Koarmada I, Keamanan Maritim, Lokasi Strategis, Analisis SWOT, Pertahanan Laut
Tidak tersedia versi lain