Text
OPTIMALISASI PERAN KRI KELAS RIGEL DALAM OPERASI SEARCH AND RESCUE BAWAH LAUT UNTUK MENDUKUNG TUGAS OPERASI MILITER SELAIN PERANG
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan intensitas pelayaran tinggi
memerlukan kemampuan operasi SAR bawah laut yang andal dan
responsif. Penelitian ini mengkaji efektivitas KRI Kelas Rigel dalam
mendukung operasi SAR sebagai bagian dari OMSP TNI AL, dengan
menyoroti kesiapan peralatan survei bawah laut, kompetensi personel,
serta implementasi strategi operasional Pushidrosal. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur,
studi dokumen, dan analisis tematik NVivo 12, yang kemudian diperdalam
melalui analisis SWOT untuk merumuskan strategi optimalisasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa KRI Kelas Rigel memiliki kapabilitas
signifikan dalam deteksi dan identifikasi objek bawah laut melalui MBES,
SSS, AUV, dan ROV. Namun, efektivitas operasi SAR masih dipengaruhi
oleh keterbatasan teknis peralatan akibat usia pakai, kondisi oseanografi
ekstrem, dan ketersediaan suku cadang, serta kebutuhan peningkatan
kompetensi teknis personel dalam skenario ekstrem. Analisis SWOT
menempatkan KRI Kelas Rigel pada Kuadran I, menandakan peluang
modernisasi dan penguatan Sumber Daya Manusia dapat dimanfaatkan
secara optimal untuk peningkatan kesiapsiagaan. Optimalisasi peran KRI
Kelas Rigel memerlukan modernisasi Alutsista survei, penguatan
pemeliharaan preventif–prediktif, peningkatan kapasitas SDM melalui
pelatihan berbasis kompetensi, serta penyempurnaan SOP berdasarkan
lessons learned. Temuan ini diharapkan mendukung peningkatan
profesionalisme Pushidrosal dan efektivitas operasi SAR bawah laut dalam
kerangka OMSP TNI AL.
Kata kunci: SAR Bawah Laut, KRI Kelas Rigel, Pushidrosal, NVivo12,
SWOT.
Tidak tersedia versi lain