Text
PENGARUH KEMAMPUAN FASHARKAN DAN KESIAPAN KRI KELAS SIGALU TERHADAP TUGAS OPERASI KEAMANAN LAUT DI WILAYAH KERJA KODAERAL I BELAWAN
Fasilitas pemeliharaan dan perbaikan merupakan elemen penting
dalam menjaga kesiapan operasional dan memperpanjang masa usia pakai
alutsista. Selain itu fasilitas pemeliharaan dan perbaikan merupakan sarana
penting untuk menjaga keandalan dan kinerja peralatan, mesin, atau
infrastruktur. Dengan demikian penting untuk memastikan bahwa fasilitas
perbaikan dan pemeliharaan KRI memadai untuk memenuhi kebutuhan
perawatan rutin dan mendukung kesiapan operasional KRI sebagai upaya
untuk menjaga efektifitas dan kehandalan operasi keamanan laut.
Fasharkan Kodaeral I Belawan mempunyai peranan penting dalam tugas
pemeliharaan dan perbaikan bagi KRI dalam menjaga kedaulatan di
wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganilsis kemampuan
Fasharkan Kodaeral I Belawan dalam mendukung kesiapan KRI Kelas
Sigalu untuk Operasi Keamanan Laut di wilayah Belawan. Metode dalam
penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tools yang
digunakan adalah SPSS dengan X1 (Kemampuan Fasharkan) dan X2
(Kemampuan KRI Kelas Sigalu) sebagai variabel bebasnya dan Y (Tugas
Opskamla) sebagai variabel terikat. Besaran pengaruh parsial kemampuan
Fasharkan terhadap Tugas operasi keamanan laut di wilayah kerja
Kodaeral I Belawan sebesar 48,2%. Besaran pengaruh parsial KRI Kelas
Sigalu terhadap Tugas operasi keamanan laut di wilayah kerja Kodaeral I
Belawan sebesar 30,0%, maka terdapat pengaruh signifikan antara variabel
Kemampuan Fasharkan dan Kesiapan KRI Kelas Sigalu. Nilai Korelasi
Berganda (R) sebesar 0,885 mengindikasikan adanya hubungan yang
sangat erat dan positif antara Kemampuan Fasharkan dan Kesiapan KRI
Kelas Sigalu secara simultan dengan Tugas Operasi Keamanan Laut. Lebih
lanjut, nilai Koefisien Determinasi (R2
) sebesar 0,782 berarti bahwa 78,2%
dari total variasi yang terjadi pada variabel Tugas Operasi Keamanan Laut
dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh kedua variabel bebas tersebut.
Kontribusi yang sangat besar ini menunjukkan bahwa Kemampuan
Fasharkan dan Kesiapan KRI Kelas Sigalu adalah faktor utama yang efektif
dalam menentukan keberhasilan operasi keamanan laut.
Kata Kunci: Fasharkan Kodaeral I Belawan, KRI Kelas Sigalu, Operasi
Keamanan Laut, Kesiapan Operasional, SPSS
Tidak tersedia versi lain