Text
ANALISIS PEMANFAATAN UNMANNED SURFACE VEHICLE (USV) SEBAGAI SARANA PATROLI OPERASI KAMLA DI SELAT SINGAPURA GUNA MENDUKUNG TUGAS TNI ANGKATAN LAUT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan USV
sebagai unsur patroli Kamla, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan
penghambat dalam implementasinya, serta merumuskan kebijakan,
strategi, dan upaya untuk meningkatkan efektivitas operasi Kamla di Selat
Singapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan
pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan
narasumber (Expert) di jajaran Komando Armada I (Koarmada I). Data
diolah dengan alat bantu NVivo untuk mengidentifikasi tema dominan dan
konsensus ahli, serta dianalisis menggunakan matriks SWOT untuk
merumuskan strategi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa USV
memiliki efektivitas yang tinggi sebagai force multiplier yang dapat
meningkatkan efisiensi patroli, memberikan respons cepat (kecepatan
maksimum 50 knot) terhadap ancaman High Speed Craft (HSC), serta
meminimalkan risiko terhadap personel. Pemanfaatan USV paling optimal
adalah melalui kolaborasi dengan KRI, di mana USV bertindak sebagai
sarana Intelligence Surveillance and Reconnaissance (ISR) (mata dan
telinga). Faktor penghambat utama yang harus diatasi adalah kendala
infrastruktur dan fasilitas pangkalan untuk pemeliharaan, serta potensi
kerentanan keamanan siber. Oleh karena itu, direkomendasikan strategi
komprehensif yang melibatkan pengadaan USV secara terencana,
pengembangan teknologi industri pertahanan dalam negeri (Transfer of
Technology), pembangunan pangkalan khusus USV, dan pembentukan
regulasi hukum yang spesifik (termasuk Rules of Engagement atau ROE)
untuk menjamin kesiapan operasional dan kepastian hukum dalam
penggunaan USV di Selat Singapura.
Kata Kunci: Unmanned Surface Vehicle (USV), Patroli Kamla di Selat
Singapura, Force Multiplier, Kolaborasi dengan KRI, Intelligence
Surveillance and Reconnaissance (ISR), Metode Delphi, Nvivo SWOT.
Tidak tersedia versi lain