Text
ANALISIS KARAKTERISTIK LAPISAN TERMOKLIN GUNA MENDUKUNG OPERASI NAVIGASI KAPAL SELAM DI SELAT MALAKA DALAM RANGKA PELAKSANAAN TUGAS TNI ANGKATAN LAUT
Selat Malaka merupakan jalur pelayaran internasional yang sangat strategis
dan memiliki nilai penting bagi pertahanan maritim Indonesia. Salah satu faktor
yang memengaruhi efektivitas operasi kapal selam di wilayah ini adalah lapisan
termoklin, yaitu zona perairan dengan penurunan suhu tajam seiring dengan
bertambahnya kedalaman. Lapisan ini berpengaruh pada perambatan
gelombang suara bawah laut, yang pada gilirannya memengaruhi kinerja sistem
sonar dan kemampuan penyamaran kapal selam. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis karakteristik lapisan termoklin di Selat Malaka serta menilai
potensi pemanfaatannya untuk mendukung operasi navigasi kapal selam TNI
Angkatan Laut. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan
pendekatan sequential explanatory, yang menggabungkan data kuantitatif dan
kualitatif. Data sekunder yang digunakan berupa parameter oseanografi, seperti
suhu, salinitas, dan kedalaman, yang diperoleh dari situs marine.copernicus.eu
dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Ocean Data View (ODV) dan
MATLAB. Sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui kuesioner kepada
perwira kapal selam dan pakar oseanografi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa lapisan termoklin di Selat Malaka memiliki kedalaman bervariasi antara
11 hingga 156 meter, tergantung pada musim, dengan gradien suhu ≥0,1°C/m.
Lapisan ini lebih dalam pada musim barat dan cenderung dangkal pada musim
timur, yang dipengaruhi oleh angin musiman dan arus pasang surut. Distribusi
suhu dan salinitas di lapisan termoklin berpengaruh pada propagasi akustik laut,
menciptakan zona aman (shadow zone) bagi kapal selam dari deteksi sonar.
Temuan ini dapat meningkatkan efektivitas taktik persembunyian kapal selam
TNI Angkatan Laut.
Kata Kunci: Lapisan Termoklin, Selat Malaka, kapal selam, navigasi bawah
laut, oseanografi militer.
Tidak tersedia versi lain