-Buku ini membahas tentang postur kekuatan pertahanan maritim serta teori perhitungan biaya daur hidup Alutsista(LCC),pembahasan alutsista TNI AL
UPAYA PEMBINAAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA BERTUJUAN UNTUK MEMADUKAN SEGALA POTENSI DAN KEKUATAN YANG ADA PADA BANGSA INDONESIA GUNA DIKEMBANGKAN DAN DIBANGUN MENJADI KEMAMPUAN DAN KEKUATAN PERTAHANAN KEAMANAN NEGARA YANG DAPAT MENJAWAB SETIAP ANCAMAN SERTA MENJAMIN TETAP TEGAKNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945
<p>Pertempuran di Laut Arafuru, 15 Januari 1962, berakhir mengenaskan. KRI Matjan Tutul, KRI Matjan Kumbang, dan KRI Harimau terpaksa menghadapi tiga kapal perang Belanda yang jauh lebih besar dan perkasa: Eversten, Kortenaer, dan Utrect. Namun, kenapa kepal perang Belanda tiba-tiba muncul mencegat, membuat pertempuran laut di tengah malam itu tak dihindari?
Masih relevankah sistem pertahanan-keamanan negara (sishankamneg) pada era reformasi? Apa sesungguhnya makna kehadiran sishan- kamneg? Bukankah sistem pertahanan-keamanan identik dengan otoritas militer yang selama ini telah menguasai seluruh aspek kehidupan bangsa? Kegamangan dan prasangka boleh-boleh saja. Namun, buku ini bukan sebuah usaha untuk melestarikan dominasi militer. Buku ini justr…
Kepemimpinan nasional harus dilihat sebagai suatu "Sistem" yang meliputi baik struktur kepemimpinan, substansi kepemimpinan, maupun kultur kepemimpinan. Dalam hal ini kepemimpinan nasional disemua lini harus :
Jauh dari sifat menutup diri atas dasar "Superiority complekx" (Isolated) Selalu mengandung kesadaran atas harmoni nilai, norma, dan standar baik nasional, re…Buku Ilmu Tentang Pertahanan Menganalisis isu penting tentang pertahanan: Menejemen Pertahanan, kebijakan pertahanan, kerjasama pertahanan, diplomasi pertahanan, pertahanan dan keamanan dalam negeri, ekonomi pertahanan, strategi pertahanan, geografi pertahanan, intelijen pertahanan, nilai-nilai pertahanan, geografik, dan sistem pertahanan Daftar isi: I. Pendahuluan II. Ilmu militer, ilmu d…
Perang yang merupakan penggunaan kekerasan untuk menyelesaikan pertentangan antar negara tetap terjadi, meskipun selalu ada niat dan usaha untuk meniadakannya serta kuatnya anjuran untuk sejauh mungkin menggunakan jalan damai.
Sebagai bagian dari bangsa, TNI sangat memahami bahwa TNI harus bekerja keras mengembalikan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional, pengawal kedaulatan bangsa dan negara.