Di dalam negeri kita masih disibukkan oleh pekerjaan bagaimana memulihkan perekonomian yang porak poranda akibat terpaan krisis, meredakan ketegangan antar elite politik dan mencegah disintegr
sink Ten Ships and we Win the War Pearl Harbor Guadalcanal Mahan and the Submariners
Bagaimana persepsi para eksponen PRRI - Permesta mengenai tanah air pada 1950-an, apa yang mereka lakukan serta usaha menyusun strategi pembangunan berskala nasional tanpa keterlibatan PKI.
Salah satu pertempuran yang memiliki intensitas tinggi dalam periode Perang Kemerdekaan Indonesia ialah Pertempuran Surabay
PDI Perjuangan diperlakukan tidal adil oleh penguasa Orde Baru dulu.
Buku ini membahas tentangsejarah raja-raja jawa yang berkuasa,yang secara khusus menguak sepak terjang para raja ditanah jawa baik dari sisi hitam dan putihnya selama mereka berkuasa.
Sebuah tragedi kemanusiaan yang sangat mencekam. Terjadi di atas angkara nafsu segilintir "orang-2" yang tidak memiliki belas kasihan terhadap sesama. Demi cita-2 kedaerahan, kesukuan& kepentingan yang sempit mereka mengorbankan nyawa & hak asasi orang lain.
Untuk kesekian kalinya pidato pembelaan Bung Karno di Landraad Bandung di zaman kolonial diterbitkan.
Peristiwa sejarah di sekitar proklamasi kemerdekaan, seperti kedua peristiwa tersebut, mungkin saja tidak banyak diketahui. Padahal, peristiwa-peristiwa sejarah itu tak dapat dipisahkan dari jalan sejarah menuju proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Buku ini menyajikan 17 tulisan mengenai "Sejarah terbitan" di sekitar proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, yang mencengangkan d…
Pimpinan Angkatan Udara menyadari betul bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia mutlak diperlukan guna mendukung kesiapan operasional yang dicanangkan setiap tahun
Tonggak sejarah bagi Orde Baru dimulai ketika Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) ditandatangni oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor. Supersemar berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu, karena situasi keamanan bertambah kacau saat itu. Namun demikian, surat miste…
Pada hari Jumat tanggal 1 Oktober 1965 pukul 04.00 dini hari, Partai Komunis Indonesia (PKI) melancarkan perebutan kekuasaan dengan diawali penculian dan pembunuhan enam perwira tinggi dan seorang perwira pertama.
Intervensi Belanda ke dalam urusan inteernal kerajaan di Nusantara, membawa dampak terhadap reaksi para kepala pribumi untuk melakukan perlawanan terhadap kekuasaan asing.